Surabaya, 27 Mei 2010

Bandeng Asap merupakan salah satu menu favorite saya jika sedang tidak berselera menikmati makanan yang terlalu berbumbu. Citarasanya yang sederhana dipadu dengan bumbu campuran kecap, petis dan cabe yang khas selalu berhasil membangkitkan selera makan saya🙂.  Kendalanya dalam menikmati bandeng asap menurut saya adalah, anda baru bisa merasakan  kenikmatannya hanya jika bandeng asapnya fresh from the oven dan kita sering kali tertipu dengan pengakuan penjualnya. Dibilang masih baru matang, tapi ternyata sudah hampir lebih dari sehari keberadaannya.

Sebenarnya bandeng asap merupakan oleh-oleh khas kota Sidoarjo. Disebut bandeng asap karena makanan ini dibuat dari ikan bandeng yang dimatangkan dengan cara diasap dengan sabut kelapa dan serbuk kayu dalam sebuah tungku.

Pada banyak toko oleh-oleh, bandeng asap dipajang dalam mesin heater atau bahkan hanya dalam etalase saja, saya sering  meragukan “kebaruannya”. Menurut pengalaman saya, walaupun bandeng asap adalah makanan yang bisa disimpan dalam jangka waktu lumayan lama (jika disimpan dalam lemari es), namun memakan bandeng asap yang tidak baru memberikan kesan dan citarasa yang berbeda dengan saat anda menikmati bandeng asap yang baru saja matang. Tekstur dagingnya sudah mulai berubah, terkadang sudah kering dan agak keras. Selain itu aromanyapun sudah berbeda.

Bagi anda yang tinggal di Surabaya atau sedang berkunjung ke Surabaya, saya menyarankan untuk mencoba bandeng asap buatan rumahan (home made).

Beberapa kali mencicipi bandeng asap yang saya beli di beberapa tempat, akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada bandeng asap yang satu ini, Bandeng Asap Ny. Tjandra. Namun anda jangan membayangkan sebuah toko yang menyajikan bandeng asap dalam etalase, karena bandeng asap Ny.Tjandra ini dijual di rumah pemiliknya sendiri. Anda harus memesan melalui telephon terlebih dahulu untuk mendapatkan bandeng asap yang menurut saya nikmat ini.

Nah, karena bandeng asap yang dijual adalah produk yang baru saja diangkat dari tungku, maka rasa dan teksturnya masih empuk dan gurih. Aroma dari proses pengasapanpun  masih sangat melekat pada bandengnya sehingga pada saat menyantap bersama bumbu penyertanya, anda akan mendapati kenikmatan citarasa bandeng asap yang sebenar-benarnya, empuk, lembut dan gurih. Bumbu yang disertakan pada setiap ekor bandeng yang dijualpun membawa rasa yang tidak berlebihan, tidak terlalu banyak rasa petisnya dan tidak terlalu pedas. Cukup. Menurut saya, penyajian komposisi bumbu yang merupakan paduan kecap, petis dan cabe yang tidak berlebihan ini membiarkan pelanggan ataupun penggemar bandeng asap secara gamblang dapat  menikmati kesegaran dari bandeng asap itu sendiri.

Menikmati bandeng asap yang fresh dengan bumbu yang sedap dan nasi putih hangat di rumah anda sendiri bersama keluarga, rasanya merupakan salah satu kenikmatan kuliner yang patut untuk diperhitungkan. Saya sangat merekomendasikan Bandeng Asap Ny.Tjandra yang berada dikawasan Ngagel Surabaya bagi anda pecinta Bandeng Asap Sejati🙂

Selamat Mencoba

No Telp Bandeng Asap Ny. Tjandra 031-5022002