Saat hendak membeli oleh-oleh jajanan di Yogyakarta, saya sepintas melihat sebuah kedai yang bertuliskan Serabi Notosuman. Pertanyaan besar dibenak saya, serabi ini khan khas solo ya?? Tapi karena tidak sempat ke Solo, so..tidak ada salahnya saya mencoba serabi terkenal ini di Yogyakarta.
Ternyata di sini ada 2 varian rasa yang ditawarkan, original atau coklat..tapi seandainya anda ingin membeli 2 rasa sekaligus dalam satu kemasan, hal itupun bisa dilayani. Satu kotak dengan 2 varian rasa dipatok harga 19ribu rupiah, isinya 10 lembar serabi.
Saya sudah tidak sabar mencicipi, ketika si penjual menyodorkan satu kotak serabi yang sudah saya bayar, sayapun langsung mengambil satu dan melahapnya. Saya mencicipi rasa original terlebih dahulu, rasanya gurih, tidak terlalu manis dan sepertinya ada rasa pahitnya sedikit. Ternyata rasa pahit itu dikarenakan pantat serabi agak kehitaman, asumsi saya memang sengaja agak gosong sedikit untuk menimbulkan rasa santannya.
Saat mencoba yang rasa coklatpun saya tetap menemukan rasa sedikit gosong itu, saya penasaran dengan apa mereka menggorengnya..
Ternyata saya menemukan tungku yang diatasnya berjejer sekitar 18 wajan kecil-kecil, mungkin proses penggorengan dengan tungku ini yang menimbulkan citarasa sedikit pahit itu. Saya sarankan anda memesan serabi yang baru dan masih agak hangat.
Yeah… Saya rasa ini jajanan yang punya citarasa khas unik tradisional. Enak, unik, gurih dan ringan… Jika anda sedang berwisata ke Solo atau Yogyakarta, saya menyarankan untuk mencicipinya…jajanan ini layak untuk dicari dan dinikmati..

Posted with WordPress for BlackBerry.